Dokumentasi

Avuan 
Muhammad 
Rizki

Acara
Lomba
Portofolio

Acara

Jadi Pembicara dan moderator (2023)

Pada kesempatan ini saya diundang oleh PSDM KMNU UB untuk mengisi acara sebagai Pembicara dan moderator Debat. Materi yang saya bawakan adalah Pengantar Master of Ceremony (MC). Kemudian di sesi selanjutnya saya diminta untuk memoderatori debat bertemakan pro kontra child free. Acara berjalan lancar dan sukses. Kemudian saya juga diundang KMNU Pusat untuk mengisi Webinar : KMNU goes to 5.0

Jadi Pembicara (2022)

Pada tahun ini saya diundang dan dipercaya oleh 3 pihak. Pertama oleh Fordi Mapelar UB untuk memberikan materi terkait Karya tulis Ilmiah. Kedua DS MUN 2022 untuk menyampaikan materi MUN 101. Ketiga oleh KMNU pusat di acara Kaderisasi 3 mengenai Strategi Pertahanan. Keempat masih KMNU Pusat di acara KMNU Training Organization, untuk menyampaikan materi seputar Depnas & Presnas 5.

Jadi Pembicara (2021)

Di akhir masa jabatan sebagai presnas saya tetap dibanjiri tawaran menjadi pembicara. Dari KMNU saja di berbagai tingkat mulai dari perguruan tinggi, Regional maupun Pusat yang mencapai 15+ kali. Adapun klien lama yaitu Fordi Mapelar dan panitia PK2 Maba Filkom 2021. Pada era ini, semua dilaksanakan secara online mengingat pemerintah masih memberlakukan pembatasan sosial.

Menjadi Presnas 5 KMNU (2020)

Terpilih menjadi Presnas 5 KMNU Pusat periode 2020-2021 adalah salah satu pencapaian terbaik saya dalam bidang organisasi mahasiswa. Saya berasal dari KMNU UB yang notabenenya presnas pertama yang terpilih dari perguruan tinggi jawa timur. Dengan keterbatasan pandemi banyak program kerja yang diubah menjadi online atau Hybrid. Segenap usaha dan doa dengan dibantu rekan-rekan, saya berusaha menuntaskan amanah dengan baik.

Jadi Pembicara dan Moderator (2020)

Pandemi memang melanda dunia pada 2020. Hanya saja saya masih sempat tampil secara offline di DPM Vokasi UB sebelum adanya lockdown. Sisanya saya tampil secara online. Dampak saya menjadi Presidium Nasional 5, banyak KMNU Perguruan Tinggi yang mengundang saya sebagai pembicara seperti UNY, Unsri dan Polinela. Adapun pihak eksternal yaitu PIB IPB mengundang saya sebagai perwakilan pembicara dari KMNU. Reducates dan PCI NU Amerika Serikat dan Kanada mempercayakan saya menjadi moderator Webinar Internasional saat kolaborasi acara.

Jadi Pembicara dan MC (2019)

Tahun 2019 menjadi salah satu tahun berkesan bagi saya. Sebab tahun ini saya mendapat tawaran mengisi acara diluar kampus dan luar kota. Sebut saja menjadi MC Islamic Fest di alun-alun kota Malang, diundang KMNU Unsoed dan mengisi acara Talkshow di Bali. Ada juga klien baru seperti Forkita FTP UB, DPM Vokasi, Studio Statistika, Rumah Amal Brawijaya dan DPM FMIPA. Klien lama juga tidak berhenti yaitu panitia PK2 Maba Filkom 2019 dan Open house Bem Vokasi UB.

Jadi delegasi PNMHII dan ILP2MI (2018)

Konsekuensi aktif di organisasi mahasiswa kampus tak membuat saya lupa untuk berkontribusi terhadap jurusan sendiri. Ya, saya terpilih mewakili HI UB untuk menjadi delegasi PNMHII XXX di chamber Diskusi ilmiah, yaitu untuk presentasi penelitian dan tentu dilombakan. Walaupun belum menang saya tetap senang karena jadi lebih mengenal HI se Indonesia melalui FKMHII. Saya juga masih mewakili Fordi Mapelar UB di tahun 2018 karena posisi saya sebagai Sekretaris Jenderal saat itu di Fordi. Di Acara ILP2MI berusaha berkontribusi mengondusifkan sidang, membantu memberi arahan dan masukan untuk ILP2MI. Kongres berlangsung di Padang.

Jadi Pembicara, moderator dan MC (2018)

Tahun 2018 menjadi tahun awal naik daun bagi saya. Bagaimana tidak karena jam terbang saya mulai meningkat dan meluas kepada klien baru. Sebut saja MC di beberapa acara PKM Filkom, Tabligh Akbar UAKI dan Nadhlatul ula. Sebagai moderator saya berkesempatan memoderatori diskusi penalaran se Jatim. Sebagai pemateri saya tampil di UAKI, Himasesi Vokasi UB, LKM TD Vokasi dan Upgrading PK2 Maba filkom 2018. 

Jadi Pembicara, Delegasi dan MC (2017)

Ini adalah momen pertama kali saya menjadi pemateri. bermodal keberanian dan undangan yang sebenarnya bukan untuk saya namun organisasi. saya memberanikan diri menjadi pembicara perwakilan organisasi. Syukurnya, acara berhasil dan respon positif dari Panitia PK2 Filkom 2017 selaku pengundang. Membawakan materi Focus Group Discussion untuk persiapan menyambut maba. Saya juga beberapa kali menjadi MC pada saat itu dari mulai acara organisasi kampus hingga wisuda lembaga. Pada momen ini pula saya menambah jaringan penalaran dan penelitian, saat menjadi delegasi Fordi Mapelar UB di acara ILP2MI untuk pertama kalinya.

Pertama MC dan Volunteer (2015-2016)

Saya menjadi mahasiswa baru (Maba) di tahun ini saya berusaha membayar ketertinggalan saya karena saat SMA kurang produktif dan prestatif. Mulai lah saya dari ikut organisasi Brawijaya mengajar dibawah BEM kampus. Selain itu pada tahun ini saya juga berusaha adaptasi dari jurusan IPA ke Soshum yang tentu berbeda. Terakhir tahun ini saya mendapat kesempatan pertama kali MC di kampus dalam acara ulang tahun Rohis fakultas ISSC.

Sutradara dan Drama Musikal (2014-2015)

Saat SMA saya pernah berkontribusi untuk membuat drama musikal bertema sekolah. Saat itu kebutuhan untuk ujian kesenian sekolah. Pada awalnya saya tidak mendapat kepercayaan namun setelah saya buatkan naskah dan sediakan konsep matang teman kelas setuju memilih saya menjadi sutradara. Hasilnya kami tampil cukup baik dan berkesan selamanya sebagai kenangan. Setelah itu saya juga ikut dengan paman saya untuk mengisi drama musikal sebagai salah satu pemeran di acara perayaan tahun baru maupun untuk meramaikan Mall.

Menjadi Ketua Osis (2010)

Saat SMP saya pernah menjadi Ketua OSIS SMPN 2 Cibungbulang periode 2010-2011. Ini cukup mengejutkan sebab saat itu status saya sebagai murid pindahan. Dengan bermodalkan tekad untuk memperbaiki sekolah saya berusaha menyelesaikan amanah dengan baik sebagai ketua OSIS.

Lomba

Menang dan jadi juri Lomba (2022)

Pada tahun 2022, saya sudah tidak bisa se aktif pada saat menjadi mahasiswa karena banyak syarat lomba yang mengharuskan mahasiswa aktif. Sehingga saya harus beradaptasi mencari cabang lomba baru atau lomba yang bersifat umum. Saya masih sempat menang 2 lomba dan lebih banyak menjadi juri lomba MUN (Chair). Sebagai contoh Resilience MUN, DS MUN dan Sein MUN 2022.

Menang dan jadi juri Lomba (2021)

Tahun 2021 adalah tahun kejayaan saya dalam bidang Lomba. Era ini saya bisa memenangkan 17+ Lomba di akhir masa saya menjadi mahasiswa dan setelah selesai skripsi saya mengisi waktu dengan cara ikut lomba mengasah diri. Saya juga menjadi juri di beberapa lomba yang mengasah kemampuan juri. Lomba tingkat Nasional dan Internasional baik Kepenulisan maupun Public speaking bisa saya menangkan karena sudah tidak sibuk organisasi membuat konsentrasi saya penuh diarahkan ke lomba.

Menang dan jadi juri Lomba (2020)

Meskipun ini bukan tahun pertama saya lomba, namun di tahun ini saya mengurangi intensitas lomba karena sibuk organisasi. Meskipun demikian, saya tetap bisa menang beberapa lomba baik kepenulisan maupun Public speaking di tingkat Nasional atau Internasional. Banyak lomba yang berubah konsep juga sehingga banyak panitia yang menyesuaikan konsep lomba online.

Menang Lomba (2019)

Tahun 2019 akan selalu terkenang dihati saya. Sebab ini pertama kalinya saya menang lomba internasional berupa olimpiade Karya tulis ilmiah yang diselenggarakan PPI Yaman. Tahun ini juga saya mencoba menjajal karir di lomba Model United Nations (MUN). Di tahun pertama saya menjajal lomba ini, saya hanya menang sekali meskipun dengan format SDC (Short Diplomatic Course). Saya merasa senang karena saya ingin menambah bidang dan menyeimbangkan antara kepenulisan dan public speaking.

Menang Lomba (2018)

Important win adalah kata yang sesuai untuk tahun ini. Pada tahun ini saya sempat mengalami patah semangat karena saya banyak kalah lomba kepenulisan meskipun sudah berusaha keras ikut banyak lomba. Saya sudah hampir menyerah, namun ada 1 lomba Esai Nasional yang saya menangkan yang membuat saya kembali semangat. Pada tahun ini saya juga sibuk karena menjadi sekretaris jenderal yang turut memengaruhi konsentrasi saya dalam berlomba.

Menang Lomba (2017)

Setelah satu tahun ikut lomba kepenulisan di tahun ini saya meraih prestasi pertama saya dalam bidang kepenulisan di level Nasional. Format kepenulisanya waktu itu adalah opini, meskipun saya sudah mulai menang lomba kepenulisan di level kampus, tentu rasa kebahagiaanya berbeda dengan level Nasional. Saya juga sudah mulai menjadi finalis di lomba kepenulisan nasional meskipun tidak selalu menang.

Menang Lomba (2016)

Berbekal pengalaman dari SMA lomba Debat, saya ingin meneruskan karir lomba Debat. Sayangnya saya kesulitan mencari tim hingga hanya bisa ikut lomba debat sekali tingkat univ. Hasilnya kami mendapat juara 3. Yang unik adalah saya melawan tim mawapres fakultas FISIP yang menjadikan pembelajaran berharga bagi saya. Tahun ini saya juga mencoba bidang lomba baru yaitu kepenulisan. Alhamdulillah bisa menang meskipun baru tingkat kota.

Menang Lomba SMA (2013-2015)

Masa SMA bukan masa terbaik saya dalam bidang lomba. Layaknya remaja pada umumnya saya juga mengalami periode masa “putih abu yang seru”. Saya memang banyak ikut lomba namun tidak semuanya berbuah kemenangan. Ada 2 lomba tingkat sekolah yang saya menangkan yaitu Olimpiade Agama dan Ceramah. Saya sempat ikut lomba Debat nasional, Debat agama dan presentasi kesehatan remaja. Namun, di lomba itu belum berbuah kemenangan.

Menang Lomba SMP (2010-2012)

SMP adalah masa awal saya membangun pondasi awal mental lomba. Mental untuk berani tampil berkompetisi. saya banyak mengikuti lomba berbasis agama, public speaking dan Bahasa Inggris. Lomba agama yang saya ikuti adalah ceramah bahasa inggris dan alhamdulillah menang juara 2. Lomba terbaik yang saya menangkan adalah presentasi kesehatan remaja tingkat Kota dan Kabupaten Bogor. Sedangkan lomba lain yang saya ikuti namun belum menang yaitu Story Telling.

Portofolio

Desain PPT Avuan

Desain PDF, LPJ dan CV

Konsultasi

error: Content is protected !!